Yunan mengirimkan pesan tegas kepada Turki bahwa negara tersebut tidak boleh terlibat dalam mekanisme pertahanan Eropa selama konflik dengan Yunan masih berlangsung. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks kebijakan pertahanan bersama Eropa yang sedang dibahas. Pihak Yunan menekankan bahwa Turki harus menghentikan tindakan yang dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan negara tersebut.

Di sisi lain, tokoh politik Yunan, Kyrakos Velopulos, menyerukan tindakan keras terhadap Turki jika terjadi konflik dengan Israel. Ia menyarankan bahwa Yunan harus memukul Turki dalam situasi tertentu. Pernyataan ini memperlihatkan ketegangan antara dua negara yang sudah lama memiliki hubungan kompleks.

Meskipun isu ini terkait dengan kebijakan luar negeri Yunan, pemerintah masih berupaya menjaga stabilitas dalam hubungan bilateral. Tindakan tegas yang diusulkan menunjukkan tingkat ketegangan yang meningkat antara kedua negara.